Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Insentif kartu prakerja gagal cair, NIK tidak sama!

   Program prakerja yang di adakan oleh pemerintah memang sangat baik bagi masyarakat yang ingin memajukan taraf hidup di mana program tersebut di bekali modal pelatihan secara online dan finansial yang menurut saya memang cukup dan sangat membantu bagi masyarakat kecil dan masyarakat yang kehilangan pekerjaan akibat pandemi virus corona yang semakin memprihatinkan, akan tetapi apakah program tersebut berjalan dengan baik dan lancar sesuai dengan yang di harapkan sebelumnya dan sangat di harapkan bagi kalangan masyarakat yang sudah berhasil mengikuti alur aturan yang di adakan dan tertera nominal saldo di halaman akun prakerja tersebut.

dana prakerja belum cair
screenshot prakerja.go.id
   Sedikit cerita saya ingin menulis dan bertanya-tanya mengenai pencairan dana dari akun prakerja yang memang pada halaman akun tersebut sudah terdapat nominal angka sebesar Rp.600.000,- dengan jadwal tanggal pencarian dana yang tertera di samping nominal tersebut, yang terjadi pada saya saat ini dan ingin di pertanyakan adalah mengapa pada halaman tersebut di atas angka nominal terdapat tulisan gagal dengan list warna merah muda, apakah saldo tersebut akan tetap cair masuk ke rekening e-wallet yang telah di tentukan oleh pemilik akun, seperti wacana yang telah di berikan sebwlumnya  atau uang tersebut akan gagal masuk dan menjadi tidak terbayarkan sama sekali, hilang begitu saja.

Berhasil mendapatkan nominal saldo
    Saya sudah mengikuti alur pelatihan yang di adakan pada program prakerja, sebagaimana mestinya alur tersebut saya lakukan sehingga dalam satu halaman prakerja terdapat tulisan nominal saldo yang akan di cairkan ke rekening e-wallet, pada saat itu saya menyandingkan rekening tersebut ke dalam akun go-pay costumer milik saya pribadi yang memang sebelumnya akun saya sudah terdaftar sebagai go-pay plus di mana akun go-pay plus merupakan akun yang bisa di pergunakan untuk penarikan saldo ke rekening dan transfer ke teman, karena itulah saya memilih pembayaran tersebut dengan akun go-pay milik saya pribadi dengan maksud akan mempermudah pencairan dana yang akan di lakukan oleh prakerja dan status berhasil terpasang.

NIK Tidak sama! akun Go-Pay dengan akun Prakerja
   Setelah cukup lama menunggu dengan waktu yang tidak tau pastinya, akhirnya terdapat notifikasi pada akun prakerja milik saya yang bertuliskan NIK tidak sama! "Lho kok bisa" pikir saya, dan akhirnya saya mencoba telpon costumer service gopay untuk menanyakan hal tersebut, dan ternyata saya melakukan upgrade gopay plus sebelumnya menggunakan nomor SIM bukan dengan NIK Ktp seperti yang di minta oleh prakerja. kemudian saya di minta untuk mengirimi email data perubahan SIM ke KTP ke alamat email go-pay costumer yang telah tersedia pada halaman tersebut pada tanggal 17 mei 2020 dan mendapatkan balasan untuk menunggu selama 3X24 jam. 
  
Ganti Data SIM ke NIK go-pay costumer.
    Setelah menunggu waktu yang cukup lama bagi saya yaitu dari tanggal 17 mei 2020 hingga tanggal 21 mei 2020 belum juga terupdate untuk data yang akan di rubah, berarti 4 hari ya atau 4×24 jam melewati batas yang di berikan, bahkan email yang masuk ke dalam kotak email saya selalu meminta kekurangan data yang di minta setelah melebihi dari waktu yang di berikan, dan saya memberikan data lengkap dengan mengirimi lewat email tetapi tetap saja email balasan yang masuk ke dalam kotak email saya itu selalu meminta data kekurangan hingga berkali-kali mengirimi email dan mendapat balasan untuk mengirimi data lagi yang lain dan saya juga berkali-kali mengirimi data, sampai akhirnya email balasan dari gopay costumer meminta data yang sama pada email yang sebelumnya memang sudah di minta sampai saat ini, dan itu berlangsung terus menerus hingga tanggal 30 juli 2020, berarti rubah data SIM ke NIK belum selesai juga dari tanggal 17 mei 2020 hingga 30 juli 2020 yang menandakan sudah 2 bulan lebih lamanya.

Data sudah lengkap tetapi NIK belum sama.
      Hingga saat ini saya menulis pada tanggal 30 juli 2020 data juga belum berubah, sebelumnya saya menelpon kembali ke costumer gopay untuk memastikan perubahan data yang di minta oleh prakerja dan singkat telpon data saya sudah lengkap tinggal menghubungkan akun gopay saya ke akun prakerja, saya di suruh menelpon ke telpon berbayar costumer gopay, kemudian saya membelikan pulsa yang memang pada saat itu saya hanya memegang duit sebesar Rp.20.000,- dengan maksud agar akun prakerja saya bisa di sinkronkan dengan akun gopay karena NIK tidak sama dan bisa mencairkan dana yang tertunda. pada saat itu. waktu telpon dengan biaya Rp.20.000,- itupun berlangsung selama 10 menit lamanya akan tetapi hasilnya nihil alias tidak ada, sudah membuang uang secara percuma hasilpun tidak di dapat dengan alasan kekurangan data yang di minta kembali dari gopay costumer, padahal sebelumnya data tersebut sudah saya berikan, tetapi itu berulang kali terjadi, "kenapa yak?"

Datang ke kantor gojek
     Dengan berharap mudah merubah data yang di minta pada akun prakerja akhirnya saya mendatangi kantor gojek untuk melakukan rubah data secara langsung, setelah sampai di sana ternyata costumer service tidak melayani secara offline dan hanya melayani secara online karena masa pandemi virus corona, langsung saja saya pulang tidak membawa hasil yang di harapkan sebelumnya, di sana hanya bisa bertanya kepada petugas jaga atau security.

Saldo prakerja gagal masuk e-wallet.
    saat ini saya lihat di akun prakerja yang saya miliki terdapat 2 list bertuliskan gagal di atas nominal saldo pencairan dana prakerja dan 1 list yang melewati ambang jatuh tempo, dan ini membuat saya bingung, apakah dana tersebut akan tetap cair atau akan hilang begitu saja entah kemana?. ada 2 tanda list merah dan 1 tanda yang sudah melewati tanggal jatuh tempo, yang masing-masing bernilai Rp.600.000,- berarti jika di jumlahkan sebesar Rp.600.000,- X 3 = Rp.1.800.000,- itu merupakan jumlah nominal yang besar bagi saya dan bermaksud untuk mempergunakan sebagai membuka usaha kecil-kecilan sebagaimana di maksud pada program prakerja dan harapan itu hanya tinggal kenangan yang tidak terlaksanakan.

    Hanya karena tukar data dari SIM ke KTP di akun gopay costumer yang saya miliki tidak kunjung selesai hingga hampir 3 bulan lamanya semenjak pengajuan rubah data tanggal 17 mei 2020 hingga kini 30 juli 2020 belum juga selesai dan akhirnya dana dari prakerja ke 1, 2 dan ke 3 tidak bisa cair atau gagal  sebesar Rp.1.800.000,- "angka yang sangat lumayan" sampai akhirnya saya mencoba mengomentari di kolom komentar instagram resmi milik prakerja mengenai masalah yang saya alami dan tiba-tiba saja komentar saya terhapus begitu saja tanpa ada alasan apapun, bagaimana kelanjutanya mengenai dana tersebut akan cair atau tidak saya tidak tahu

   Pada tangga 15 agustus 2020 adalah jatuh tempo  penjadwalan terakhir dana insetif yang akan turun, tetapi pada tanggal tersebut belum juga ada respon dari prakerja dan juga pihak gopay, apakah itu hak atau bukan saya juga tidak tahu, seandainya memang itu hak saya dan pasti akan di terima. berbagai cara untuk merubah NIK di akun gopay costumer sudah saya lakukan tetapi tidak pernah terselesaikan dan saya hanya bisa pasrah tidak melakukan  apa-apa lagi sampai dengan akhir tanggal yang di terbitkan untuk dana pencairan insentif prakerja.

Di awal akhir agustus mulai terlihat titik terang, di mana saat itu saya mencoba membuka akun prakerja yang saya miliki, dengan sedikit terheran, tanpa di sadari gopay yang terhubung dengan akun prakerja yang saya milki sudah tidak terhubung lagi entah mengapa saya tidak tahu? dan ini menandakan bahwa akun saya itu harus memilih dana pencarian yang akan di berikan oleh pihak pra kerja, dan saya coba melakukan penghubungan akun prakerja saya dengan rekening e-wallet yang lain seperti ovo, atau link aja, dan itu  juga tidak tidak berjalan dengan baik sesuai dengan hrapan , karena saya tidak bisa menghubungkan rekening e-wallet yang lainnya dengan alasan e-wallet yang akan saya daftarkan tersebut sudah pernah gunakan, padahal saya sendiri belum pernah menghubungkan rekening e-wallet selain go-pay.

dan akhirnya ada teman menyarankan menggunakan BNI, ini adalah altenatif terakhir untuk memecahkan masalah pencairan dana insentif prakerja, untuk melakukan pembukaan rekening BNI mengahuskan melakukan setoran awal sebesar Rp.500.000, tetapi ia memberikan link pendaftaran pembukan rekening BNI khusus prakerja, dan itu hanya bisa di daftakan pada saat pembukaan jam 08:00 sd waktu yang telah di tentukan, cara membuat rekening BNI pra kerja tidak sesulit yang di bayangkan, kita hanya perlu mendaftakan melalui website yang di berikan dan mengisi pulsa yang cukup untuk verifikasi lalu nomor rekening sudah langsung bisa di daftarkan.

Untuk pengambilan kartu ATM BNI kita harus datang ke bank BNI terdekat untuk melaporkan pembukaan rekening dengan membawa uang untuk pembelian buku tabungan , kartu ATM dan biaya pembelian materai saja.

setelah saya menghubungkan rekening prakerja saya, dana masih belum turun, dan tidak lama kemudian sekitar seminggu terjadilah proses pencairan dana ke kartu ATM BNI yang telah saya buat dan saya tautkan dengan akun prakerja yang saya milki, selesai sudah pencauran dana yang berikan dan hak yang kita miliki
rudi setiawan
rudi setiawan blogger jadi asal-asalan, asal-asalan jadi blogger 🤣

2 komentar untuk "Insentif kartu prakerja gagal cair, NIK tidak sama!"

  1. Jadi gimana min, pas dah sambung BNI? Keluar smua intensifnya atau cuma bulan terakhir doang?

    BalasHapus
    Balasan
    1. alhamulillah sudah keluar semua, dalam 2 minggu 4 periode masuk, satu per satu

      Hapus